Information

Cara Ekspor Barang ke Luar Negeri Bagi Pemula

Cara Ekspor Barang ke Luar Negeri Bagi Pemula

 

1. Menyiapkan Dokumen Legalitas untuk Ekspor

Cara ekspor barang ke luar negeri bagi pemula yang pertama adalah menyiapkan dokumen legalitas untuk ekspor. Anda perlu menyiapkan semua dokumen legalitas untuk ekspor seperti yang telah dijelaskan di atas. 

Agar mempermudah proses ekspor, Anda perlu menyelaraskan semua informasi ekspor Anda meliputi nama perusahaan, alamat perusahaan, barang yang diekspor, dan lain sebagainya. Sebab, tak jarang lamanya proses ekspor dipengaruhi oleh ketidaklengkapan data atau terjadi ketidakcocokan data eksportir. 

2. Menyiapkan Dokumen Ekspor

Siapkan semua dokumen ekspor yang dibutuhkan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Banyak tidaknya dokumen ekspor yang diperlukan tergantung pada produk atau komoditas yang akan diekspor, prosedur di negara tujuan, dan permintaan dari pembeli yang pastinya berkaitan dengan perusahaannya.

Umumnya, eksportir tidak akan berurusan langsung dengan pihak bea cukai. Hal ini lantaran adanya pihak forwarder yang bertugas mengurus semua persoalan yang berkaitan dengan bea cukai. Forwarder ini merupakan jasa yang akan Anda gunakan ketika mengirim barang melalui laut maupun udara.

3. Menetapkan Negara Tujuan Ekspor

Setelah semua dokumen terpenuhi, Anda perlu menetapkan negara tujuan ekspor produk bisnis Anda. Pilihlah negara tujuan dengan melakukan riset terhadap karakter dan budaya negara tersebut. Produk yang akan Anda ekspor hendaknya sesuai dengan karakteristik dan budaya negara tersebut.

4. Mendaftarkan Website Bisnis ke Portal Bisnis Internasional

Anda juga perlu mendaftarkan website bisnis Anda ke portal bisnis internasional. Dengan demikian, peluang untuk mendapatkan konsumen dari negara lain semakin terbuka. 
Memanfaatkan Fasilitas dari Pemerintah

Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) Kementerian Perdagangan memiliki perwakilan perdagangan yakni Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) dan Atase Perdagangan (Atdag) yang tersebar di lima benua. 

Melalui perwakilan tersebut, Anda bisa mendapatkan informasi mengenai permintaan (inquiry) dari perusahaan luar negeri akan suatu produk, ringkasan pasar (market brief), dan intelijen pasar (market intelligence) suatu produk. Anda bisa mengakses informasi tersebut di laman resmi djpen.kemendag.go.id.

5. Melakukan Pemberitahuan Pabean 

Melakukan pemberitahuan pabean kepada pemerintah melalui pihak Bea Cukai dengan menyerahkan semua dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) dan dokumen kelengkapannya seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. 

6. Mendapat Nota Persetujuan Ekspor

Jika permohonan ekspor Anda telah disetujui, Anda akan mendapatkan  Nota Persetujuan Ekspor (NPE) yang diterbitkan oleh Bea Cukai. Jika NPE sudah Anda dapatkan, maka secara hukum barang Anda sudah dianggap sebagai barang ekspor.

7. Mengekspor Barang

Setelah mendapatkan NPE, Anda hanya perlu melakukan stuffing dan mengirimkan barang baik menggunakan transportasi darat maupun laut. Jangan lupa untuk mengasuransikan barang atau kargo Anda. Setelah semua barang diekspor, Anda bisa mendapatkan pembayaran sesuai dengan kesepakatan dari pihak negara tujuan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.